Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2012

Jangan Marah :[

How difficult is it to practice patience when being provoked?

At the same time, how many times have we responded much too sensitively, although we were not the clear target of anyone’s malice?

How many hearts have been lost in an effort to win arguments?

And yet, as human beings it is natural and even our right to disagree, and to think critically.

One of the most difficult challenges of character for Muslims of every background is being able to practice hilm (forbearance) during times of anger and disagreement—that is to be able to disagree with a dignified and generous spirit, and to think critically without being argumentative, stubborn, and condescending. It is because we as a community fall into this so much, and on so many levels, that I found this issue to be a relevant reminder to myself and others.

The activist argues about strategy, the student argues about fiqh and other branches of knowledge, the community leader argues in the board room, and the Imam with those…

Pernikahan: Duit oh Duit...!

Topik pernikahan kembali lagi :)

Antara isu dan cabaran yang teman fb mohon pandangan ialah tentang kewangan, yang mana saya kurang pengalaman dan pasti sangat minima ilmu kewangan rumahtangga... Akan tetapi tak dinafikan isu kewangan juga pernah menjadi ujian terawal saya dalam kehidupan rumahtangga :D

Yelah kan sebab sebelum ni duit kita adalah duit kita, kita tak consult sesiapa nak beli apa, nak berbelanja macamana... ngee bila dah ada suami dan isteri, adalah lah orang memerhati dan kemudian mempertikai dan kemudian tak puas hati cara kita berbelanja... jadi pertama, fahamilah bahawa kaunselor pun ada isu kewangan dengan pasangan - yang penting bagaimana kita bersama suami/isteri berbincang mencari kesepakatan (ni bukan saya yang cakap, kaunselor yang cakap )

Sebab nak share dengan sahabat semua, maka saya pun interview lah beberapa pasangan. Perkongsian ini untuk isteri, namun pada suami, berusahalah memahami isteri dalam bab kewangan ya..

Seorang isteri berkongsi memang …

Membangun Harga Diri Seorang Anak

Ibu-ibu yang baik semua, kita adalah makhluk yang paling dekat dengan anak. Setiap hari, setiap jam anak melihat kita, mendengar perkataan kita, merenung ekspresi wajah kita, merasa ketenangan dan tekanan kita.

Hidupkan aura positif, ceria, syukur,sabar, berkongsi, empati, sangka baik, bersih etc dalam interaksi kita dengan anak dan persekitaran, insyaALLAH itulah yang diserap anak.

Mohon sangat-sangat rahmat Allah untuk membantu kita dalam tugas yang berat ini - menjadi teladan dan teman kehidupan kepada anak ♥

Anak-anak belajar dari kita apa ertinya menjadi hamba dan Khalifah ALLAH. Ayuh kita menambah iman, ilmu, dan amal. Pesanan untuk diri sendiri dan semua♥ Saya kongsikan juga artikel yang saya baca tentang self esteem, sama-sama kita belajar dan mengajar ok :)
What Is Self-Esteem? Self-esteem is similar to self-worth (how much a person values himself or herself). This can change from day to day or from year to year, but overall self-esteem tends to develop from infa…

Harga diri seorang muslimah

Seorang wanita muslim sesungguhnya sangat berharga dan indah untuk keluarga dan agama.

Namun di mana silapnya, wanita muslim kini tidak sedikit yang dirundung duka, lemah, merasa kecewa, dipermain, dianiaya, menjadi boneka dan terhina -0leh lelaki di luar dan di dalam pernikahan....

Islam datang memuliakan wanita... dan menjadikan perempuan itu istimewa sebagai isteri dan ibu di sisi lelaki. Pada yang single pula, dia mulia dalam segala aktivitinya yang berorientasikan tuhan.

Malangnya, wanita muslim kini diserang fikiran dan perasaanya dari segala penjuru dengan iklan/advertisement, drama dan movie cinta yang mengkhayalkan, novel cinta murahan, billboard, majalah-majalah beroorientasikan kecantikan dan laman-laman maya yang menjemput dan mendidik wanita untuk melebihkan hiasan, membuka kehormatan diri yang islam menutup rapi, menelanjangkan diri kepada lelaki jalanan, make up tebal , 'busana muslim' tetapi ketat mendedah aurat yang menghina diri dan agama, panggi…

Ibu dan Kesabaran Tak Dapat Dipisahkan :)

Selesai mengulangkaji topik bagaimana menjaga orang tua dengan sabar dan ihsan, mengulangkaji dan mendalami pula topik keibubapaan. Sekali lagi airmata menitis, Ya ALLAH sesungguhnya setiap amanah dan tanggungjawab dalam hidup ini tidak boleh lari dari satu perkaatan iaitu KESABARAN.

Abdullah oh Abdullah... Alhamdulillah ALLAH menjadikanmu wasilah untuk mama menambah kematangan dan kesabaran. Menjadi ibu, menjadi pendidik generasi itu sangat sukar - namun mama percaya ALLAH tak pernah meninggalkan hambaNYA yang berusaha mencari jalan ke syurga bersama keluarga...  (Rujuk Al Ankabut:69)

Mendidik Abdullah bererti mendidik hati dan peribadi mama sendiri.


Berganti minggu, berganti bulan, berganti tahun - semakin faham erti ibumu, ibumu, ibumu... semakin faham erti birrul walidain (berbuat baik kepada ibu bapa).

"I wish there is a shorter way but parenting does take time and does take patience and need to be carried with wisdom. Because it does not just build your child, …

Kejarlah Yang Paling Tinggi

Oleh: DR. ‘Aidh bin Abdullah Al Qarni (Terima kasih kepada teman tersayang yang menunjukkan tulisan ini buat motivasi dalam kehidupan)

Kejarlah yang paling tinggi. 
Sesungguhnya Nabi Allah Musa a.s saat diistimewakan Allah swt dengan kalamNya, ia mengatakan, “Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku, agar aku dapat melihat-Mu.”
Kemuliaan tidak datang sebagai hadiah. Tapi diperoleh dengan peluh. Seperti burung Hud hud terbang membawa surat. Lalu keberaniannya diabadikan dalam surat An Naml. Seperti seekor semut yang bergerak selalu tak kenal henti. Membutuhkan kesabaran berlipat dan waktu yang lama.
Lalu engkau ingin kemuliaan tanpa kesungguhan? Ingin mencapai ketinggian, tetapi lelap di waktu malam? Berharap syurga, tetapi meremehkan sunnah?
Rasul kita saw, berdiri solat hingga bengkak mata kakinya. Ia menyisipkan batu di perutnya karena lapar. Padahal dia adalah seorang hamba yang terlindungi. Tapi bercucuran darahnya kerana lemparan batu. Dan ia hadapi setiap tipu daya.

Wanita, Cinta dan Tuhan

Setiap gadis tercari-cari dan menunggu-nunggu kehadiran lelaki yang baik untuk menjadi pendamping hidup dan membahagiakan mereka. Lelaki yang matang dan bertanggungjawab. Lelaki yang boleh menjaga dan melindungi.

Ya memang ada lelaki seperti itu di luar sana. Namun ketahuilah sesungguhnya kita yang bernama wanita tidak akan pernah bahagia jika kita tidak meletakkan cinta ALLAH teratas dari cinta lelaki. Tak akan pernah bahagia jika cinta lelaki menjadi tujuan dan harapan, kerana tujuan dan harapan sebenar itu hanyalah kepada ALLAH.

Malah wanita yang melebihkan dan mengagungkan cinta lelaki dari mengenali ALLAH akan menjadi beban dan fitnah yang besar kepada kehidupan lelaki, wanita itu sendiri dan seluruhnya.

Inginkan kisah cinta yang manis dan membahagiakan?

Bawa dirimu mengenal ALLAH.

ALLAH sahaja yang dapat melindungi dan menyayangi kamu dengan sempurna. ALLLAH yang memberi rezeki, dan ALLAH yang memberi kamu cinta dan kasih sayang dari hati lelaki.

Bila wanita ber…

Buat baik untuk kehidupan yang lebih menarik!

Assalammu'alaikum wa rahmatullah
Semoga hari ini kita lalui dengan lebih bertenang dan lebih banyak kebaikan yang kita buat untuk orang lain... Lembutkan hati dengan doa dan zikrullah.
Hati yang bersih digabungkan dengan penampilan yang kemas dan sopan menjadikan anda orang yang paling cantik hari ini di rumah, di pejabat rumah, di kedai, di sisi anak, di sisi pasangan dan di sisi teman-teman sanak saudara insyaALLAH..!
Jangan lupa memakai susuk pemanis wajah iaitu senyuman :)))
Setiap kebaikan yang kita buat, secara senyap mendorong dan menjadi inspirasi untuk orang lain berbuat baik :)

Dan tak perlu menunggu penghargaan dari orang (suami/teman/rakan sekerja etc), reward dari ALLAH insyaALLAH yang menenangkan dan menggembirakan. Orang yang memuji dan berterima kasih juga datangnya dari ALLAH.

“Ya ALLAH, sesungguhnya aku memohon kepadaMu agar dapat melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, agar dapat meninggalkan semua perbuatan yang mungkar/buruk, agar aku mencintai orang-or…

Pernikahan: Ubah Diri Sendiri...!

"Sering saja menyangka pelangi kebahagiaan itu di atas kepala orang lain, tidak terlukis di kehidupan kita.

Apakah melihat gambar raya baju sedondon keluarga mereka, maka kesempurnaan kebahagiaan menjadi milik mereka? Apakah gambar makan semeja di restoran pilihan tersenyum ceria pengukur kebahagiaan...?

Kesalahan mentafsir secetek itu lah yang kadang menyebabkan dirimu dirundung duka...

Sedangkan hidupmu yang berselirat duka mungkin lebih tenang dan dekat dengan tuhan, sedang mereka lalai dan melupakan agama hinggalah Allah menimpakan ujian yang menyentapkan perasaan!

Atau mungkin juga kebahagiaan mereka yang terpancar kerana mereka juga telah menempuh dan terlepas dari badai yang menghempas! " Status fb saya di atas menyebut tentang melihat pelangi kebahagiaan di atas kepala orang lain, di atas kepala sendiri yang nampak dan terasa adalah guruh petir ribu taufan - saya berpandangan ada persepsi yang harus dibetulkan sebelum teman sekalian ingin mencari kebahagiaa…

Pernikahan: Saling support dan saling cinta

Saya kadang termenung sedih membaca dan mendengar isu rumahtangga yang melanda samaada teman-teman sendiri hingga teman selebriti kita... Moga ALLAH merahmati dan memelihara keluarga mereka dari keburukan. (malah keluarga kami yang punya isu tersendiri juga mohon didoakan) Perkahwinan sesungguhnya sangat mencabar untuk dilalui dan sukar untuk dipertahan. Ia adalah amanah yang sangat berat dari ALLAH. Ia tak mungkin bertahan dengan hanya keinginan bernikah untuk kamu halal 'berabang-sayang' atau untuk kamu memenuhi impian 'sayang menyayang' .

Kita perlu kuat, pasangan kita pun perlu kuat. Kita saling kuat kerana kita saling support. Sampaikan dengan jelas support macam mana yang kita perlu dari pasangan. Dengar dengan jelas apa yang disampaikan, cuba fahami sekalipun kita mungkin tidak bersetuju.

Jangan senyap, berharap pasangan 'faham-faham sendiri' - kerana ia menjadi kudis dan barah dalam diam. Jangan menafikan luahan pasangan, ia melukakan dan menj…

Abdullah Oh Abdullah :D

Alhamdulillah bila sehari dua ini memfokus membaca tentang tips menempuh kehidupan dengan anak berusia dua tahun, hati rasa lebih lapang dan kesabaran sedikit meningkat.

Abdullah yang dikurnia Allah pada 16 Ramadhan ini adalah anak yang baik dan aktif, hanya kadangkala menjadi teman gaduh mama juga terutamanya waktu makan dan bathtime...

Mama susah hati dia tak mahu makan. Mama marah bila dia selamba baling kereta mainan atau remote TV pada Tok... kadang tak mahu mandi menjerit jerit. Kadang tak mahu keluar pula dari bilik mandi. Lepas tengah malam bila semua orang dah lena, dia kejutkan mama suruh buka laptop sebab nak tengok tren atau kapalterbang kat YouTube... atau pukul satu dua pagi ambil buku faveret dia suruh mama bacakan...

Mereka kata, adalah normal anak seusia itu berubah-ubah perasaan dan tindakan setiap waktu... dramatik sungguh :D dari menangis menjerit tiba tiba senyum manis yang mencairkan hati mama. Dari duduk senyap dalam baby seat, tiba tiba menyanyi ke…