Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2014

Anak: Hati Yang Dahaga

Everybody's got a hungry heart, especially a child with a new baby in the family "Whereas he was once the center of your universe, he has been displaced from this paradise. He is now in time out, while you coo at his tiny rival. You cannot, of course, push back the clock to a time when he, alone, was the apple of your eye. All the same, trying to imagine how frustrated your 3 year old must often feel can help you counteract his sense of loss. Your expressions of love, gestures of devotion, and moments of intimacy with your son can help him feel less deserted and alone. Helping your son recapture a sense of shared joy in his relationship with you will turn down the fuel of his hate, and--in addition--smooth the pathway to his identification... as a loving, protective, sharing person." -- Elizabeth Berger
Every parent with more than one child knows that some sibling rivalry is inevitable. But what about when your child really acts out -- like when your almost-3- year old pees…

Beramal lah..sebelum terlambat.

"Aku memberi wasiat kepadamu wahai penuntut ilmu untuk mengikhlaskan niat dalam menuntut ilmu dan berusaha keras untuk mengamalkan konsekuensi ilmu.

Sesungguhnya ilmu adalah pohon dan amal adalah buahnya. Seseorang tidak akan dianggap alim bila tidak mengamalkan ilmunya.
Tidak ada yang lebih lemah dari kondisi seorang alim yang ditinggalkan ilmunya oleh masyarakat karena jalannya (yang kosong dari amal) dan seorang yang jahil yang diikuti kejahilannya oleh masyarakat karena melihat ibadahnya.”
Tujuan ilmu adalah amal, sebagaimana tujuan amal adalah keselamatan. Jika ilmu kosong dari amal maka ilmu itu akan menjadi beban (bumerang) bagi pemiliknya. Kita berlindung kepada Allah dari ilmu yang menjadi beban (bumerang) dan mendatangkan kehinaan, dan akhirnya menjadi belenggu di leher pemiliknya.
Sebagian ahli bijak berkata, “Ilmu adalah pembantu bagi amal, dan amal adalah puncak dari ilmu.”  (Iqtidhaul Ilmi Al-’Amal 14-15)
-----
“Manhaj Nabi sudah jelas dan diketahui. Nabi bangun tengah mal…

Pengalaman di klia2 2014

Alhamdulillah Allah izinkan kami sampai kepada hari untuk bertolak ke Phnom Penh, iaitu 26 Ogos 2014. Flight AirAsia kami dijadualkan bertolak pada pukul 6.45 pagi. Dan seperti nasihat dari orang   lain, yang saya bersyukur saya ikut-  antara 2 ke 3 jam sebelum berlepas adalah tempoh terbaik untuk sampai dan berada di klia2.
SUPAYA TIDAK PERLU BERLARI LARI UNTUK MASUK KE DALAM KAPAL TERBANG. APATAH LAGI, SUPAYA TIDAK TERTINGGAL KAPAL TERBANG.
KERANA klia2 yang SANGAT SANGAT LUAS CANTIK BESAR DAN ALA SHOPPING MALL YANG BOLEH BUAT ANAK ANAK NAK BERHENTI KAT SETIAP KEDAI.
Alhamdulillah boleh dikatakan kami tak tidur malam tu, jadi pukul 3.30 pagi kami bertolak dari Klang ke klia2. Angkut anak anak kecil ku Abdullah dan Abdurrahman naik kereta,  kami drive bertenang tenang. Yang ketika dalam kereta itu kami tak terfikir kami akan berlari lari (macam korang juga) ke gate kapal terbang kami.. :D
Tiba klia2 jam 4.45, setelah singgah isi minyak kereta dan singgah rumah adik di taman Langat M…