Monday, April 6, 2015

Positive Parenting : Handling Emotion



Positive Parenting: Toddlers and Beyond
 
"So often, children are punished for being human. Children are not allowed to have grumpy moods or bad days. We expect them to be in complete control of their emotional reactions at all times, yet how many of us can do this?
 
Have you never yelled or slammed a door in anger? Have you never snapped at your child or spouse after a stressful day? Have you never given a hateful glare or complained about everyday frustrations?
 
If you have never done those things, then you are certainly entitled to expect your child to be a perfect human, but for the rest of us, for all of us who sometimes slip up, we need to offer the same understanding and grace we hope is afforded to us. We all have hard days. Bad days don't make us bad people. None of us are perfect, and we shouldn't hold our children to a standard of perfection that we ourselves cannot attain.
 
This is not to say, of course, that you do not correct a disrespectful remark or a sour mood that is disrupting the peace of the home.
 
 It is our job to teach our children what is appropriate. Teach them that it's not okay to project a bad mood on those around them. Teach them how to handle frustration, anger, fear, sadness, and disappointment. Teach them that it's not acceptable to be rude to people. High standards are good.
 
Hold them to a high standard! But please, hold yourself to one, too. Don't project your bad moods. Learn how to handle your frustration, anger, fear, sadness, and disappointment. Don't be rude to them. Set the example. We all need high standards, and do you know what else we all need?
 
A little grace."
 

Poligami dan Sandaran Hati

 
 
Seorang isteri meluahkan perasaannya yang masih tak stabil setelah beberapa bulan suami bernikah lagi. Kadang ok, kadang tak ok. Kadang gembira dengan suami dan madu, kadang rasa bergelodak jiwa dan ingin pergi dari semua ini..
 
heart emoticon Sesungguhnya hati kita ini hanya akan stabil bila disandarkan pada Zat yang Maha Teguh lagi Kuat iaitu Allah.. benda apapun dalam dunia ini lemah dan rapuh, Allah saja yang kekal kuat dan stabil.
 
Peringatan untuk saya dan kalian, Kalau hati dan perasaan ini bersandar pada suami atau pada cinta manusia yang sama lemahnya macam kita -hati kita pun akan terumbang ambing. Fokuskan cinta untuk Allah. Serahkan jiwa sepenuhnya untuk Allah insyaAllah jiwa yang turun naik akan stabil..
 
tapi apapun memang sifat hati berbolak balik..hanya saja, bila kita kenal dan tahu Hebatnya kasih Allah, ada tempat untuk kita kuatkan hati heart emoticon
 
Suami pun akan rasa tak stabil dan tak bahagia kalau kebahagiaan dalam poligami disandarkan kepada perasaan isteri isteri. Suami akan mampu kuat memimpin bahtera poligami tika meletakkan fokus dan usaha untuk menjadi hamba mukmin di mata Allah, bukan untuk nampak hebat di mata manusia apatah lagi untuk penuhkan kemahuan dan nafsu sendiri dan nafsu isteri yang tiada sudahnya...
 
 
 

Sunday, March 29, 2015

Kenapa mesti poligami...?



Ujian poligami sememangnya sangat mengharukan jiwa seorang wanita.

Samaada wanita itu dipoligami dengan persiapan, ilmu dan kesedaran, atau dipoligami secara tiba-tiba - ujian suami menikah lagi itu sesungguhnya mengocakkan emosi wanita di sudut hati yang paling dalam. Sekalipun jiwa berkocak atau bergelora dihempas badai perasaan- insan yang tetap kembali kepada ALLAH akan mampu mencari jalan ketenangan di sebalik kesulitan jiwa yang dihadapi.

Kenapa mesti poligami...?

Kenapa mesti hidup dalam cemburu berpanjangan...?

Kenapa awak biarkan suami awak berkahwin lagi...?

Kenapa awak sanggup kahwin dengan suami orang dan buat isteri pertama menderita...?

Kenapa dan kenapa ini biasanya merupakan soalan yang datang dari mereka yang belum diuji poligami..

Kalau sedang dan telah diuji poligami, akan menyoal salah ke saya memilih poligami..? Buruk sangatkah poligami ini..?

Situasi setiap wanita dan perjalanan hidupnya tidak sama. 

Ada wanita yang dari usia muda remaja lagi telah menjadi rebutan ramai lelaki, dia 'mewah' dengan perhatian malah lamaran lelaki hingga dia tak sempat merasa bagaimana lelahnya menanti jodoh yang bujang higgakan poligami menjadi alternatif terbaik buat dirinya.

Ada juga wanita yang saat ini menjadi satu-satunya isteri-  tidak faham kenapa bakal madunya itu saggup 'membina kebahagiaan atas air mata orang lain' (berkahwin dengan suami orang) - sehinggalah kalau kelak ALLAH uji dia juga menjadi ibu tunggal dan ketika itulah baru dia faham alangkah baiknya ALLAH sediakan peluang berpoligami untuk dirinya yang kurang perhatian dan lamaran dari lelaki bujang,..

Mungkin kalau kita muslimah yang dah di usia lewat, baru kita faham kenapa poligami itu ada kebaikan ,.. jika kita masih awal 20an kita biasanya fokus mencari yang satu, fokus mencari suami yang boleh memberi 'kesetiaan' sedangkan jika ALLAH uji belum bertemu jodoh tika usia lepas 30an, itulah waktunya kita mula faham kenapa mesti poligami..

Ada juga pihak suami hari ini yang bilang, Rasulullah saw hanya poligami setelah isteri pertama meninggal dunia. Maka 'saya mahu setia seperti rasulullah saw'...  kelak andai diuji anak gadisnya berulang kali mendapat lamaran dan perhatian dari lelaki baik yang dah beristeri, adakah dia mahu bilang, setialah dengan isteri mu , tunggu isteri mu itu meninggal dulu baru boleh bernikah dengan anak gadisku..

Sesiapapun yang tika ini sangat tidak suka atau memandang sinis pada wanita yang menjadi isteri pertama/ kedua, atau sinis pada suami yang ingin bernikah lagi  - persepsi sinis nya itu pasti akan berubah jika poligami itu kelak menjadi ujian buat dirinya..

Tak mengapa lah.. kita berusaha faham saja perasaan mereka, bahawa selagi mereka tak diuji poligami, pastinya mereka mahu mempertahakan monogami. Sedangkan insyaALLAH kelak andai diuji poligami, mereka akan merasa kebaikan dan mensyukuri peluang poligami yang ALLAH uzinkan dalam islam :)

Sabarlah menanti orang faham bab poligami..

Dia mungkin akan ok dengan poligami bila sudah lama sangat menunggu jodoh..
Dia mungkin akan ok dengan poligami kalau suami nya dibawa pergi bercerai hidup atau mati.
Dia mungkin akan ok dengan poligami kalau anak gadisnya dilamar suami orang berulang kali..

kerana kita hanya berusaha redha dan memahami saat kita benar benar diuji..!










Wednesday, March 25, 2015

Wanita yang paling bahagia ialah yang kembali kepada Islam.

 
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. ………..(QS. 3:110)
 
Minggu lepas saya menziarah dan berkenalan dengan seorang teman muslimah yang baru dua bula berhijrah ke Malaysia- yang berasal dari Perancis. Perkenalan itu membawa banyak pelajaran dan keinsafan untuk saya bila mana mendengar perkongsiaan Asmaa tentang perjalanannya mencari agama dan tuhan.
 
Membesar di Perancis, kemudian menyambung pelajaran di New York- Asmaa ketika dulu merasakan jiwanya sangat kekosongan di sebalik kesenangan hidup yang dilalui. Jiwanya mencari-cari erti kehidupan dan merenung penciptaan diri- kenapa aku dicipta dan apa tujuan aku berada di muka bumi ini..? Apakah hanya belajar, berkerja, makan, minum?
 
Alhamdulillah ALLAH memberinya hidayah setelah berdiskusi dengan seorang muslim. Asmaa menemui cahaya islam yang luhur dalam hidupnya dan tiga tahunn dulu bermula lah perjalanannya mencari ilmu agama dan belajar untuk hidup sebagagai hamba dan khalifah Tuhan.
 
Asmaa, wanita kulit putih yang bermata biru yang cantik dengan hijabnya..masyaALLAH saya tersentuh dengan kesungguhannnya menjadi muslimah yang baik, mendalami ilmu dan berusaha mempraktikkan agama dengan terbaik.
 
Dia meluahkan rasa sangat gembira dan tenang hidup di jalan ALLAH dan Rasulullah saw. Dia bebas dari jiwa kacau tatkala tinggal di New York dan jiwa kosong yang dilalui sejak kecil. dan ALLAH Maha Menunjuki juga memberi hidayah islam kepada ibu kandungnya subhanallah...!
 
Allah menjodohkan dia dengan seorang lelaki muslim yang juga berasal dari Perancis dan kini mempunyai seorang anak.
 
Petang yang panas itu Asmaa menghidangkan kami jus nanas segar yang di blender tanpa gula dan apa-apa penambah rasa yang lain. Asmaa sedang berusaha untuk eat clean and healthy- makan makanan sihat dan original dan dia berasa seronok tinggal di kawasan hijau dan kampung yang dekat dengan makanan sihat berbanding tiggal di kota sesak dengan segala makanan diproses yang sangat tidak sihat.. Asmaa menasihatkan saya untuk menjaga pemakanan agar halal dan baik.
 
Asmaa juga mengingatkan saya untuk berusaha menjadi ibu yang baik, katanya kita adalah asa kepada kekuatan ummah dan masyrakat hari ini. Kita perlu berusaha mendidik generasi dengan kefahaman agama Islam yang benar, bukan sekadar ikut-ikutan  ..
 
MasyaALLAH pertemuan dengan asmaa menjentik hati saya yang selalu leka.. :)
 
saya memang punya misi dan visi untuk menjadi hamba terbaik di mata ALLAH namun usaha saya masih sangat sedikit dan kadang saya rasa lemah.. saya sedikit cemburu dengan Asmaa yang telah mahir juga berbahasa Arab. saya cemburu dengan kesungguhannya menjadi peribadi muslimah yang terbaik, dengan dalaman yang teguh dan penampilan aluaran menutup tubuh dan wajah cantiknya dengan sempurna.
 
Terima kasih sahabat tersayang saya, Umm Musa yang bawa saya bertemu Asmaa yang tinggal berhampiran tempat tinggal kami..

Wednesday, February 4, 2015

Poligami, Anak dan Kurnia Pernikahan


MasyaAllah...Subhanallah..indahnya perasaan memiliki anak kan..saya bahagia dengan hadirnya mereka dalam hidup saya.

Dan saya sangat bersyukur, anak anak ini lahir di alam poligami - yang sangat membuka mata saya tentang dunia poligami yang disebut dalam wahyu Allah. Sedang dulu di zaman bujang, saya pun seperti kebanyakan wanita, saya mahu mencintai dan dicintai dengan 'setia' oleh seorang suami. Namun Allah memberi yang lebih baik untuk saya, poligami, suami saya setia mencintai tiga isterinya :)

Benar, poligami tidak mudah. Menuntut pengorbanan perasaan yang besar. Alhamdulillah..dengan bimbingan dan kekuatan dari Allah, yang sukar menjadi mudah. Yang mencabar,turut datang banyak kebaikan bersamanya.

Saya sangat menyayangi seluruh ahli keluarga poligami kami atas cabaran dan kebaikan yang kami kongsi. Doakan kami diberi kebaikan dunia & akhirat.

Beberapa akhwat ada menyatakan kesediaan 'merelakan' suami berkahwin lagi, atas kesedaran melihat teman akhawat yang masih bujang sangat ramai.

Kalian tidak pernah salah atas niat suci itu. Bila kalian memberi peluang akhawat lain meraikan fitrah mereka bercinta atas nama pernikahan, dan berpeluang mempunyai zuriat, tidakkah itu satu hal yang sangat mulia dan membahagiakan saudaramu..?

Moga Allah memberi kalian syurga atas kesabaran perasaan melalui fasa suami bernikah lagi.

Mencintai untuk saudaramu, apa yang dicintai untuk dirimu.., dari tuhan segala kekuatan untuk beramal soleh.

Moga Allah membantu suamiku, madu maduku , serta pasangan lain yang mencari redha allah dengan jalan pernikahan ♥♥♥

Mujahadah: Sampai bila-bila..

Allah sedang menguji saya dengan perasaan kurang enak kerana berkonflik dengan insan yang rapat.. kadang  terbit rasa marah dan upset. Kadang sedih mengalir air mata tiba tiba.. :'(

.. penatnya mengurus perasaan kan :D

... Dulu waktu saya bujang, saya rasa 'penat' dengan ujian perasaan dan keimanan. Satu ketika, saya mesej naqibah usrah saya, "Kak..sampai bila kita kena mujahadah?"

Dia balas,"Setiap hari..sampai bila- bila."

Haaa..??

Ingatkan bila dah bernikah,  kuranglah sikit nak mujahadah,  rupa rupanya lagi hebat kena mujahadah.. kan? Dah punya anak, lagi dasyat mujahadah nya ..terima kasih semua ibu yang memahami situasi serupa kita :))

Beruntunglah suami dan anak anak yang punya isteri dan ibu yang tinggi mujahadahnya :D saya belum termasuk :O

Mujahadah beerti, berjuang meluruskan perasaan dan tindakan pada meraih keredhaan Allah dan rasul saw.

Antara doa yang sering diungkap Rasulullah saw ialah, "Wahai tuhan yang membolakbalikkan hati, tetapkan hati ku di atas agamaMu"

Doa inilah yang harus kita juga luahkan SELALU pada Allah..kerana turun naiknya perasaan dan iman ini - dalam hidup yang membentangkan ujian susah senang,  suka dan duka. Mohon hati kita lurus mentaati Allah.

Moga kita tenang dalam mujahadah.  Moga suami dan anak anak kita tenang juga pada kita. Moga kita semua mampu saling menenangkan. .kerana Allah... :')


Tuesday, February 3, 2015

Pengalaman memandu di Perth City

Bukanlah mahir memandu, sekadar berkongsi pengalaman baru hari ini memandu sendiri berteman anak anak tanpa GPS di kota Perth. Hari selasa ini, saya keluar rumah ketika jam hampir pukul 6 petang..plan awal nak bawa Abdullah, Abdurrahman dan Umar ke park macam biasa, kali ini saya ke tepi Swan River yang bernama Burswood Park tetapi hujan masih tidak berhenti..dan akhirnya 3 hero itu tertidur di belakang kereta sebab seharian penat bermain dan bergaduh ( bahasa lain: belajar dan bersosial )
 
Lalu saya pun menukar haluan dari playground  di Burswood ke Perth CBD. Namun jalan kelihatan lengang dan sepi..zeperti biasa selepas pukul 5 atau 6 kebanyakan kedai dan bangunan berhenti operasi. Semua warga bandar twlah pulang ke rumah masing masing..
 
..saya mencari signboard  Hay Street dan mengikuti jalan itu kerana Hay Street  dan Murray Street agak famaous di kalangan warga Malaysia yang ke Perth..hmm langit gelap mendung menambah lagi rasa kesunyian dan kesendirian saya meninjau ninjau bandar Perth ini.
 
Saya memandu sepanjang Hay Street, kemudian ikut pula signboard Wellington  Street sebab nampak iklan Waterfront , tempat beli belah di bandar ini terletak di jalan ini.. mana tahu kalau nak window shopping..
 
Kemudian terfikir untuk ke Bell Tower, mercu tanda Perth City, sebab saya tak pergi lagi..berpusing lusing mencari jalan akhirnya sampai Di Barrack Square  terletaknya tower itu tapi sekeliling Bell Tower sedang dipenuhi kerja kerja pembinaan.
 
Saya nampak feri di jeti di hadapan Bell Tower..feri itu mungkin menunggu penumpang yang ingin menyusuri Swan River..
 
Berhampiran jeti ada padang menghijau (langley Park)sangat cantik menghadap sungai yang kebiruan..dan lihat di sana ratusan burung berwarna putih mulus bertafakkur bertasbih pada Allah...
 
 
Alhamdulillah untuk pemanduan hari ini.. :)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...