Skip to main content

Ancaman Kepada Penyeru Kebaikan !




Satu ketika nanti, mereka berkumpul dan melihat kehairanan... bertanya kepada saya. (nauzubillah) 

"Bukankah awak dulu mengajak kami menjadi hamba ALLAH yang baik?"

"Bukankah awak dulu mengajak kami menjadi anak yang solehah?"

"Bukankah awak dulu mengingatkan kami untuk menjadi wanita bertaqwa?"

"Bukankah awak dulu menyeru kami untuk menjadi isteri cerdik yang solehah?"

"Bukankah awak dulu menasihatkan kami untuk berbuat baik dan meninggalkan kemaksiatan."

"Jadi....kenapa awak menerima semua ini.....!!!!???"

eeeeeeiiiiiiiiiii.... takutnya Ya ALLLAH !

Wahai diri saya dan kalian yang berusaha mengajak orang lain ke arah kebaikan, taatlah pada ALLAH. Lakukanlah terlebih dahulu kebaikan yang diseru. Berusaha mengubah diri dan ajak orang lain ke arah kebaikan.

Jangan sekadar menyeru orang kepada kebaikan, seandainya diri ini jauh dari ketaatan :(

Apatah lagi, jangan sekadar menegah orang dari kemungkaran dan kemaksiatan, sedangkan fizikal dan pancaindera kita  amat dekat dengan dosa. Jauhkan dosa, bertaubatlah, benci mendekati kemaksiatan dan ajaklah orang lain juga menjauhi kemaksiatan dan kemungkaran....

Kerana ancaman ALLAH juga ada untuk mereka yang menyeru kepada kebaikan!

Dalam sebuah hadis yang sahih, Riwayat Bukhari & Muslim:


Didatangkan seorang lelaki pada hari kiamat, lalu ia dilemparkan kedalam neraka, maka keluarlah usus perutnya, lalu melilitnya sebagaimana keledai mengitari tempat penggilingan tepung. 

Maka berkumpullah ahli neraka dan bertanya : “Wahai fulan mengapa kamu demikian? Bukankah kamu dahulu menyuruh berbuat baik dan mencegah kemungkaran ? Lalu ia berkata : “ Benar, aku dulu menyuruh berbuat baik tetapi tidak mengerjakannya, dan melarang dari kemungkaran sedangkan aku mengerjakannya.” 


Wahai hatiku dan hatimu, rendahkanlah jiwa di hadapan ALLAH. Bertaubatlah. Muliakanlah dirimu dalam terang dan sembunyi. Tetaplah bertaqwa dalam marah dan redha. Tetaplah berkata dan berbuat benar dalam takut atau lapang.

Ayuh mulakan kebaikan dengan diri kita. Kita berusaha melakukan kebaikan yang kita seru. Dan menasihati insan-insan yang di sekeliling.

Ayuh kita menjauhi kejahatan dan kemaksiatan. Perbaiki diri dan mengajak orang lain untuk memperbaiki diri.

Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. (Ash Shaffat : 2-3) 


:: Moga ALLAH membantu kita menjadi hamba yang baik, soleh, bertaubah dan berpesan-pesan untuk memperbaiki diri ::


Sesungguhnya aku mencintaimu kerana ALLAH ! 






Comments

Popular posts from this blog

Menjadi isteri kedua

Ketika suami menikah lagi...

Suami Isteri: Berbaloikah Perhubungan Jarak Jauh?

Poligami: Bersedia Hadapi Ombak Perasaan

Pengalaman Sebagai Pembantu Di Klinik