Skip to main content

Tuhan...jadikan kami instrumen kasihMU.

 Assalammualaikum wa rahmatullah

Sahabt-sahabat pembaca yang dikasihi, hidup di dunia ini sebenarnya sangat mewah dengan kasih sayang ALLAH...kalau kita menikmati dan mampu merasai kasih sayang dan rahmat ALLAH yang terlalu meluas itu, kitalah insan yang paling kaya, paling bahagia dan dunia ini terasa lapang tanpa derita - kerana derita yang dirasa adalah dari apa yang kita fikir dan rasa pada sesuatu ujian dan peristiwa yang menimpa. Melihat musibah dan kesakitan dari nilaian Ar Rahman, akan lainlah tafsiran yang memenuhi fikiran dan  perasaan.

Sesungguhnya derita yang diberi ALLAH perlukan jiwa lunak untuk membaca hikmah di sebalik takdirNYA.

Sesungguhnya gembira dan ceria yang dirasa juga menjadi ujian adakah kesyukuran kita terbukti dengan amal nyata sebagai hambaNYA..

Wahai sahabat yang dikasihi, saya menyeru diri saya dan kalian agar berusaha merasai kebersamaan ALLAH tiap ketika dan berusaha mencintai ALLAH sebagai tunjang bahagia - kenal ALLAH, lalui hidup dengan perjuangan mentaatiNYA - hingga akhirnya kita mampu menjadikan dunia ini bahagia bukan saja untuk diri kita tetapi juga untuk sesiapa yang berdamping dalam kehidupan kita - ibu bapa, suami, anak-anak, teman teman, ahli keluarga..

Jom sam-sama berusaha ke arah itu, menjadi hamba yang disayangi dan menyayangi bermula dengan ilmu dan mujahadah...

Semoga kehadiran kita memberi kekuatan pada orang lain untuk merasa kuat dengan kasih sayang ALLAH.

______________


 Tuhan..jadikanlah kami instrumen kasihMu..

Di mana ada kebencian biarkan kami menyebar cinta.

Di mana ada hati terluka biarkan kami menjadi penghibur.

Di mana ada keraguan biarkan kami menyebar keyakinan.

Di mana ada keputus asaan biarkan kami menyebar harapan.

Di mana ada kesedihan biarkan kami menyebar kebahagiaan.


Di mana ada kegelapan biarkan kami menyebar cahaya.



*Sajak dari buku Asma'ul Husna - menjadi Superwoman :) 

______________




 

Comments

Popular posts from this blog

Menjadi isteri kedua

Ketika suami menikah lagi...

Pengalaman Sebagai Pembantu Di Klinik

Suami Isteri: Berbaloikah Perhubungan Jarak Jauh?

Poligami: Bersedia Hadapi Ombak Perasaan