Skip to main content

Poligami: Petunjuk sunnah untuk isteri

:: Bila kita berusaha memahami petunjuk Al Quran dan As Sunnah dalam bersikap, kita mewujudkan cahaya kebaikan dalam kehidupan sendiri dan orang lain ::


Buat isteri -isteri yang baik di alam poligami, dan yang bakal melaluinya - moga hati dan minda kita bersedia untuk terus menjadi hamba yang lebih baik kerana ALLAH. Fokus kepada mencari keredhaan ALLAH, jika ALLAH menyayangi kita, insyaALLAH insan lain akan turut menyayangi kan..

Apa teladan kita dari kehidupan poligami para isteri rasulullah SAW..? 

Setakat yang saya kaji dan fahami, mereka adalah saudara-saudara yang saling menyayangi kerana ALLAH. Mereka tidak 'best friends' tapi tidak juga bermusuhan. Mereka juga hambaNYA yang bermujahadah mencari keredhaan ALLAH dalam cemburu dan konflik lain rumahtangga.

Beberapa perkara yang boleh dipelajari dari hadis-hadis sahih ialah, antaranya, pada hari ketika Rasul saw di rumah giliran isteri yang baginda bermalam, para isteri lain akan turut berkumpul dan saling berinteraksi sesama isteri dan suami yang dikasihi. Maka, kita boleh saja saling berziarah keluarga madu- kekerapan bergantung kepada kemahuan, privasi dan keperluan masing-masing.

Zainab r.a ketika ditanya tentang Aishah r.a yang difitnah hebat, menjawab dengan baik tentang madunya, "Aku tidak tahu tentang aishah melainkan kebaikan' - sekalipun beliau 'pesaing' terdekat Aishah dalam rumahtangga poligami. Maka kita juga dianjurkan membela madu kita bila dirinya diperkata dan difitnah. Dianjurkan mengucapkan yang baik-baik tentang saudara muslimah kita.

Para isteri baginda sekalipun tidak lari dari cemburu dan pernah berselisih, memberikan kata-kata yang baik tentang madu mereka, dan jika terlanjur berkata/berbuat yang buruk, mereka tidak mengulanginya. Kadang kita insan biasa terlepas bicara negatif atau tingkah yang menyinggung hati madu, kita manusia realiti - saya juga beberapa kali tersalah langkah menyinggung hati madu-madu saya - maka kita berusaha mohon maaf dan mencari peluang untuk tetap bersilaturrahim sewaktu hubungan kita dihasut syaitan dari kalangan jin dan manusia.  

Indahnya membaca dialog-dialog Ummu Salamah dan Aishah menceritakan kebaikan dan kesolehan madu-madunya - suka berpuasa, rajin solat, bersedekah, berkemahiran, beriman lagi bertaqwa - dan kebaikan itu semuanya boleh (malah perlu) diikuti kita yang bernama isteri.

Yang terakhir ingin saya kongsi ialah, memberikan giliran hari kepada madu, sepertimana Saudah r.a memberi gilirannya kepada Aishah r.a bergantung kepada keperluan dan pengertian satu sama lain.

Jika kita sebagai isteri pertama merasakan isteri kedua perlu lebih giliran hari, kita boleh halalkan dan redha masa suami bersamanya. Moga itu bermanfaat buat suami dan madu kita.

Jika kita isteri kedua/isteri seterusnya ingin memberi giliran hari kepada isteri pertama, moga itu bermanfaat buat suami dan madu kita.

Sesungguhnya bila hati kita fokus ingin memberi, membuat baik dan berkongsi dengan kasih sayang, insyaALLAH kita akan membahagiakan suami dan seluruh famili poligami kita.

Dan yang terpenting, segala kebaikan yang kita lakukan, kita sebenarnya yang pertama mendapat ketenangan hati dan kegembiraan - mudah-mudahan ia diterima pula sebagai amal soleh di sisi Tuhan ♥


 _____________

Moga bermanfaat, lots of love :) nurul


 

Comments

Anonymous said…
kagum dengan ketabahan keluarga besar saudari... ibarat menarik rambut dalam tepung, kena sentiasa berhati2, jika ada tersilap/terguris, cepat2 meminta maaf dan menyambung silaturrahim... tak ramai yg mampu jadi sebegini, dan tidak banyak yang mampu untuk bertahan sebegini sehingga ke akhir nafas, hanya yang kuat dan terpilih sahaja..
d_laDy said…
a good reminder to myself and co-wife for us to keep our focus on pleasing Allah...
Sharon said…
So lovely. Mesti belajar ni.
Sharon said…
So lovely
Anonymous said…
Asslmkm…wrwb

Berdasarkan sensus penduduk 2000 dan 2010 ternyata justru JUMLAH PRIA DI INDONESIA LEBIH BANYAK DARI WANITANYA.
Begitu juga dengan data2 negara2 di dunia ternyata jumlah pria juga lebih banyak dari wanitanya (terutama untuk China, India, dan negara-negara di semenanjung Arab)
Coba cek di:

http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=1&tabel=1&daftar=1&id_subyek=40&notab=1

http://sp2010.bps.go.id/

http://www.datastatistik-indonesia.com/portal/index.php?option=com_content&task=view&id=211&Itemid=211&limit=1&limitstart=2

http://statistik.ptkpt.net/_a.php?_a=penduduk_ratio&info1=4

http://www.census.gov/population/international/data/worldpop/tool_population.php

http://health.detik.com/read/2011/10/28/164741/1755096/763/negara-yang-jumlah-prianya-lebih-banyak-bisa-berbahaya?l993306763

http://nasional.kompas.com/read/2010/08/16/20585145/Siapa.Bilang.Wanita.Lebih.Banyak-8

berdasarkan hasil sensus tersebut kira2 apa ya solusi dari kelebihan pria ini?
masih tetap POLIGAMI? bukannya itu malah akan semakin "merampas"
kesempatan bujangan pria lain untuk dapat menikah?

Hasil Sensus Penduduk 2010 berdasar jenis kelamin perpropinsi
Kode, Provinsi, Laki-laki, Perempuan, Total Penduduk
(1), (2), (3), (4), (5),
1 Aceh, 2 248 952, 2 245 458, 4 494 410
2 Sumatera Utara, 6 483 354, 6 498 850, 12 982 204
3 Sumatera Barat, 2 404 377, 2 442 532, 4 846 909
4 Riau, 2 853 168, 2 685 199, 5 538 367
5 Jambi, 1 581 110, 1 511 155, 3 092 265
6 Sumatera Selatan, 3 792 647, 3 657 747, 7 450 394
7 Bengkulu, 877 159, 838 359, 1 715 518
8 Lampung, 3 916 622, 3 691 783, 7 608 405
9 Bangka Belitung , 635 094, 588 202, 1 223 296
10 Kepulauan Riau, 862 144, 817 019, 1 679 163
11 DKI Jakarta, 4 870 938, 4 736 849, 9 607 787
12 Jawa Barat, 21 907 040, 21 146 692, 43 053 732
13 Jawa Tengah, 16 091 112, 16 291 545, 32 382 657
14 DI Yogyakarta, 1 708 910, 1 748 581, 3 457 491
15 Jawa Timur, 18 503 516, 18 973 241, 37 476 757
16 Banten, 5 439 148, 5 193 018, 10 632 166
17 Bali, 1 961 348, 1 929 409, 3 890 757
18 Nusa Tenggara Barat, 2 183 646, 2 316 566, 4 500 212
19 Nusa Tenggara Timur, 2 326 487, 2 357 340, 4 683 827
20 Kalimantan Barat, 2 246 903, 2 149 080, 4 395 983
21 Kalimantan Tengah, 1 153 743, 1 058 346, 2 212 089
22 Kalimantan Selatan, 1 836 210, 1 790 406, 3 626 616
23 Kalimantan Timur, 1 871 690, 1 681 453, 3 553 143
24 Sulawesi Utara, 1 159 903, 1 110 693, 2 270 596
25 Sulawesi Tengah, 1 350 844, 1 284 165, 2 635 009
26 Sulawesi Selatan, 3 924 431, 4 110 345, 8 034 776
27 Sulawesi Tenggara, 1 121 826, 1 110 760, 2 232 586
28 Gorontalo, 521 914, 518 250, 1 040 164
29 Sulawesi Barat, 581 526, 577 125, 1 158 651
30 Maluku, 775 477, 758 029, 1 533 506
31 Maluku Utara, 531 393, 506 694, 1 038 087
32 Papua Barat, 402 398, 358 024, 760 422
33 Papua, 1 505 883, 1 327 498, 2 833 381
Indonesia, 119 630 913, 118 010 413, 237 641

Terima Kasih...

Wassalam

Popular posts from this blog

Menjadi isteri kedua

Ketika suami menikah lagi...

Suami Isteri: Berbaloikah Perhubungan Jarak Jauh?

Poligami: Bersedia Hadapi Ombak Perasaan

Pengalaman Sebagai Pembantu Di Klinik