Skip to main content

Panggilan Al Quran...



"Ukhti, ukhti pergi baca Al Quran..biar ana pegang baby..." ujar temanku dalam cubaannya untuk memastikan setiap hariku tidak berlalu melainkan diisi bacaan Al Quran.

Saya sedar kerenggangan saya dengan Al Quran beberapa ketika ini setelah menyandang status isteri dan ibu.. bukan status-status itu yang dipersalahkan, namun saya runsing renggang itu akan sedikit demi sedikit menjadikan saya tidak cinta untuk ,membaca dan menyelak mushaf Al Quran yang berisi peringatan dan ayat-ayat cinta tulus Sang Pencipta.

Membaca, merenung dan mengamalkan... Al Quran selalu memanggil kita untuk semua itu.. Sudahkah kita melaksanakan...?

Membaca dan memahami. Kemudian perlu menyediakan masa untuk merealitikan ayat-ayat ALLAH...

Seorang teman lain akan "missed call" untuk memperingatkan saya membaca Al Quran.. Panggilan telefon darinya mengingatkan diri saya untuk membaca Al Quran walau satu muka sehari.

Alhamdulillah saya punya roomate yang juga berusaha istiqamah dengan tilawatul Quran(bacaan Quran), jadi saya bermujahadah untuk mengeratkan interaksi dengan Quran.. beribu, berjuta kali pun membaca bait-baitnya, hati sebenarnya tidak akan pernah cukup dengan Al Quran yang Maha Luas dan Maha Indah..

Dan saya sebenarnya tak akan mampu menulis bila ayat-ayat Al Quran tidak meresap ke dalam hati...masakan tidak, bukankah sudah diniatkan untuk menulis kerana ALLAH...?

Mampukah berbuat kerana ALLAH jika hubungan dengan ALLAH tidak dijalin dengan ayat-ayatnya yang Maha Agung...?

Jika saya merasa kuat sebagai isteri, sebenarnya hanya  jika ketika itu saya berusaha membisikkan di hati ayat-ayat ALLAH yang dibaca dan direnung.. Tanpanya, saya tak berdaya..

Jika saya merasa kuat sebagai ibu, sebenarnya hanya jika ketika itu saya berusaha menghidupkan ayat-ayat ALLAH di hati dalam meladeni ragam dan sifat baby yang baru seorang.. Tanpanya, saya tak berdaya..


 
Jika saya merasa kuat untuk membaca, mengkaji, memahami, menghafal - dan usaha-usaha lain menuntut ilmu, sebenarnya hanya jika ketika itu saya berusaha mengingatkan diri bahawa saya inginkan ilmu itu untuk menambah ketakutan saya ketika saat penting menghadap ALLAH. Itulah sebahagian firman ALLAH di dalam Quran, bahawa yang bertaqwa adalah yang benar berilmu..

Jika saya berusaha bersabar dalam berkongsi nasihat jua menerima nasihat, hanya kerana, saya berusaha membisikkan...bukankah Al Quran mengingatkan jiwa-jiwa kita agar saling berpesan dengan kasih sayang dan kesabaran..? Dan sesungguhnya peringatan itu adalah penting untuk orang-orang mukmin...?

"Bersabar dan memaafkan..."

"Bersabar dan memaafkan..."

"Bagi yang melakukan perbaikan, usah bersedih hati... ALLAH menghitung segala sesuatu.."


Ya ALLAH.. indahnya ayat-ayatMu.. Mengisi hari-hari hidupku dengan ketenangan dalam ujian.

Ya ALLAH..hati ini ingin selalu mendengar panggilanMu..ingi menyahut..ingin bertemuMu dalam cinta dan keredhaan...



Comments

dR.DidiE said…
lovely...true...jazakillah kak nurul.moga tabah selalu...
Anonymous said…
alhamdulillah..sangat memberi manfaat pada saya..=) jazakillah khayr kak nurul

sharifah

Popular posts from this blog

Menjadi isteri kedua

Ketika suami menikah lagi...

Adab Isteri Dalam Rumahtangga Poligami

Pengalaman Sebagai Pembantu Di Klinik

Suami Isteri: Berbaloikah Perhubungan Jarak Jauh?