Skip to main content

Tiada alasan untuk TERUS berasa lemah...


Tiada alasan untuk TERUS merasa lemah..[walaupun hakikatnya manusia itu dicipta dalam keadaan daif dan lemah...]

Assalammu’alaikum wa rahmatullah

Mama yang dikasihi, semalam dan pagi ni mama kelihatan lemah dan bersedih.. Saya yang jauh di rahim mama mampu merasai sendu dan duka yang mama pendam di hati.. Mama, dalam mama di kelilingi kesenangan jua teman-teman, mengapa mudah saja untuk mama berasa lemah..?

Benar mama, kita adalah manusia biasa yang lemah.. Allah memberitahu di dalam Al Quran hakikatnya kita yang bernama manusia ini lemah dan daif, HANYA dari ALLAH jua kekuatan dan kesabaran.. Namun, itu bukan alasan untuk TERUS terjeropok dalam kelemahan perasaan dan fikiran.

Tak terhitung banyaknya nikmat yang ALLAH bagi supaya manusia kuat dan mampu menjalankan amanah.. Mama yang disayangi, hitunglah kurnia ALLAH yang tidak putus-putus pada kita. Rahmat dan pemberianNYA menjadikan hidup ini lebih mudah kita jalani. Ayuh kita balas kebaikan ALLAH dengan menyibukkan diri berbuat baik pada orang lain. Ayuh kita syukuri kurniaan ini dengan bersegera memanfaatkan modal tubuh badan dan kesempurnaan pancaindera untuk menunaikan tugas sebagai khalifah..Ayuh hati ini kita bersihkan agar tulus beribadah sebagai hambaNYA..

“Sesungguhnya syaitan berada bersama-sama kalian dalam setiap sesuatu yang kalian lakukan…” Begitu sabda Nabi. Syaitan durjana tak putus asa mencari ruang untuk menjatuhkan dan merosakkan amal kita. Syaitan mendorong nafsu untuk bermalas-malas dan berpaling dari mengejar cinta ALLAH.

Jika makhluk yang dilaknat ALLAH itu bersungguh-sungguh dan mengerah seluruh kekuatan.. apakah kita manusia yang punya ALLAH tidak bersungguh dan tidak mengerah kekuatan untuk memperbaiki diri dan orang lain…?

Mama yang dirahmati ALLAH..sungguh saya merindui menatap dirimu, sedalam itu juga kerinduan mama untuk bertemu saya bukan..? Ayuh mama, istiqamah mempersiapkan diri menjadi insan terbaik untuk menjadi contoh kepada saya kelak..

Teruslah menghayati kehidupan Rasul SAW dan sahabat sahabiah.., teruslah mama berteman dengan rakan-rakan solehah mama yang juga melalui kesakitan untuk mengagungkan cinta ALLAH…Bantu saya kelak menjadi hamba ALLAH dan khalifah terbaik.. Supaya kita berpimpin tangan jatuh bangun mengejar keredhaan ALLAH..

Comments

Popular posts from this blog

Menjadi isteri kedua

Ketika suami menikah lagi...

Pengalaman Sebagai Pembantu Di Klinik

Suami Isteri: Berbaloikah Perhubungan Jarak Jauh?

Poligami: Bersedia Hadapi Ombak Perasaan